Studi kasus

Tiap selesai home visit, dokter cukup ngomong semenit

Bisnisnya

Klinik home visit di Jakarta yang dijalankan dokter.

Masalahnya

Seharian home visit, malamnya dokter masih ngetik semua rekam medis dan tagihan satu per satu. Nama obat dan vaksin juga harus ditulis persis benar.

Yang kita bikin

Aplikasi buat dokter rekam voice note singkat tiap selesai visit. Dari situ aplikasinya bikin draf rekam medis dan invoice lengkap dengan harganya, terus dokter cek dan setujui dua-duanya di satu layar. Tiap isian di draf nyambung ke kalimat yang dokter ucapkan, dan nggak ada yang disimpan sebelum dokter setujui. Rekam medisnya cuma bisa dibuka reviewer klinis. Sebelum milih mesin speech-to-text, kita tes empat mesin pakai 20 rekaman uji yang udah di-script, isinya penuh nama obat, vaksin, dan tindakan yang dipakai klinik itu sendiri.

Hasilnya
93%nama-nama itu ditulis persis benar di tes kita, pakai mesin yang kita pilih, dibanding 79% pakai mesin bawaan
$0,10/jambiaya audio pakai mesin yang kita pilih, dibanding $0,36
3 minggudari proyek kosong sampai dokter pakai ke pasien beneran
Mulai 6 September 2026. Dipakai satu dokter sejak akhir September 2026. Tes mesin dijalankan 5 Oktober 2026.
Buat kamu

Catatan dan tagihannya dibikinin draf dari omongan tim kamu sendiri. Yang mutusin apa yang disimpan tetap orang.

Ceritain bisnis kamu.